Pesan penuh makna tentang perjuangan orang tua, pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh, menghargai diri sendiri, dan terus berjuang demi masa depan.
“Semua tidak kujanjikan, tetapi aku berjanji, semua akan aku usahakan.”
— Ucap hati seorang ayah.
Untuk apa kalian datang ke sekolah?
Mungkin orang tua kalian tidak akan pernah mengatakan betapa lelahnya mereka bekerja. Ayah dan Ibu mungkin juga tidak akan bercerita bagaimana sulitnya memenuhi kebutuhan kalian.
Tapi percayalah,
ada doa yang dipanjatkan dan keringat yang diteteskan orang tua di balik seragam yang kalian kenakan.
Maka, mari kita hargai perjuangan mereka dengan sesuatu yang paling sederhana:
Mari belajar dengan sungguh-sungguh.
Mari kita tanamkan dalam hati:
Saya datang untuk tumbuh.
Saya datang untuk masa depan.
Kalian adalah pemilik masa depan.
Mari kita sama-sama berjuang, saling mengusahakan, dan saling menguatkan.
Karena menjadi yang terbaik bukan selalu berarti menjadi yang terdepan.
Yang terpenting adalah menghadirkan kesungguhan dalam setiap proses belajar.
Mungkin kalian tidak suka dengan keadaan yang sedang kalian jalani.
Mungkin ada hari-hari ketika semuanya terasa berat.
Tapi jangan pernah membenci takdir yang sedang kalian jalani.
Yakinlah, ada lelah yang harus ditahan demi impian yang suatu hari akan dikabulkan oleh Tuhan.
Mari kita bangun prinsip:
Maju tak gentar,
mundur tak surung.
Doyong sedikit, dikasih sangga.
Kadang mesem guyu,
kadang gak iso turu.
Hidup sudah sejungkir balik ini,
tidak mungkin hadiahnya hanyagayung.
Tugas manusia hanyalah berjuang.
Kita punya kendala,
tetapi Allah punya kendali.
Yakinlah, jika Allah sudah ikut andil,
tidak ada yang mustahil.
Maka, mari kita peluk diri sendiri.
Mari kita tepuk tangan untuk diri sendiri atas setiap langkah yang sudah kita lalui.
Jangan terlalu bergantung pada validasi orang lain.
Mari belajar menghargai diri sendiri.
Jangan meninggi, karena kita bukan langit.
Cukup doa yang selalu melangit.
Teruslah belajar.
Teruslah bertumbuh.
Teruslah berjuang.
Karena suatu hari nanti,
kalian akan memahami bahwa setiap lelah, setiap air mata, setiap doa, dan setiap perjuangan hari ini
tidak pernah benar-benar sia-sia.