Akar Tradisi,
Visi Masa Depan
SMA Trensains Tebuireng adalah manifestasi dari cita-cita luhur untuk menyatukan kedalaman spiritual pesantren dengan ketajaman nalar sains modern.
Visi Kami
"Menjadi sekolah unggul bertaraf internasional berorientasi pada penguasaan sains berbasis Al-Qur’an dengan kedalaman filosofi dan keluhuran akhlak."
Misi Kami
-
Mengembangkan kurikulum berwawasan global yang berorientasi pada pengintegrasian Al-Qur’an-Hadits dengan sains kealaman.
-
Menyelenggarakan pendidikan berwawasan global yang berorientasi pada kegiatan riset dan pemanfaatan teknologi informasi
-
Mengembangkan program pembelajaran yang ilmiah, religius, kreatif dan inovatif untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing kompetitif & komparatif.
-
Menumbuhkembangkan value dan harokah Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari untuk membentuk keluhuran akhlak.
-
Menyelenggarakan tata kelola yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel (Good School Governance).
Jejak Pemikiran &
Awal Peradaban
Mengenal lebih dekat tokoh-tokoh penggerak di balik layar berdirinya SMA Trensains Tebuireng.
Gagasan Awal & Perumusan Konsep
Prof. Dr. Agus Purwanto, D.Sc.
Konseptor Trensains
Sebagai konseptor dan penggagas utama, Prof. Agus Purwanto meletakkan fondasi kurikulum unifikasi Al-Qur'an dan sains di Trensains. Melalui buku "Ayat-Ayat Semesta", beliau membuktikan bahwa alam dan wahyu bersifat dialogis. Visi besarnya adalah melahirkan generasi ilmuwan Muslim dunia lewat riset berbasis kitab suci.
""800 ayat sains Al-Qur’an menuntut kita riset alam semesta. Tanpa sains, umat tidak punya masa depan; no science, no future!""
Restu & Pendirian
Dr. (HC). KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah)
Pengasuh Pesantren Tebuireng (2006-2020)
Sebagai perintis dan pendiri utama, Gus Sholah menegaskan visi revolusioner Pesantren Tebuireng dalam mengintegrasikan Al-Qur'an dan sains. Bagi beliau, umat Islam harus kembali memimpin peradaban ilmu pengetahuan. Melalui visi besarnya, Trensains dilahirkan untuk mencetak generasi ilmuwan Muslim masa depan.
""Trensains dirintis untuk Indonesia, Islam, dan kemanusiaan; mencetak ilmuwan Muslim masa depan berbasis Al-Qur'an.""
Menjaga Kiblat Peradaban
KH. Abdul Hakim Mahfudz
Pengasuh Pesantren Tebuireng (Saat Ini)
Sebagai penerus estafet kepemimpinan, Gus Kikin menegaskan karakter khas Pesantren Tebuireng yang memadukan agama dan sains. Bagi beliau, keduanya tidak boleh dipisahkan karena sejatinya sains berangkat dari Al-Qur'an. Di bawah asuhannya, Trensains terus dikawal untuk melahirkan santri yang menguasai teknologi tanpa kehilangan ruh spiritual
""Santri bukan hanya penjaga tradisi, tapi pencetak masa depan yang menguasai teknologi dan Al-Qur'an.""
Pengembangan Kurikulum Semesta dan Penguatan Pengajar
Prof. Dr. H. Suyono, M.Pd.
Konsultan Ahli Kurikulum SMA Trensains Tebuireng
Sebagai Konsultan Ahli, Prof. Dr. H. Suyono, M.Pd. meletakkan fondasi operasional pembelajaran di SMA Trensains Tebuireng. Bersama tim FMIPA Unesa, beliau merancang Kurikulum Semesta yang memadukan materi nasional dengan kedalaman ayat kauniyah. Beliau juga secara konsisten membimbing para guru agar mampu mengajar sains secara kritis tanpa miskonsepsi.
""Kurikulum Semesta dirancang agar santri mampu mendalami rahasia sains alam raya langsung berbasis dari panduan Al-Qur'an.""
Arsitek di Balik
Visi Besar
Mengenal lebih dekat para pemikir dan penggerak yang merintis berdirinya SMA Trensains Tebuireng. Mereka mendedikasikan pemikiran, waktu, dan tenaga untuk menyatukan kedalaman spiritual pesantren dengan ketajaman sains modern.
A. Rofiq, S.T., M.Pd.I.
Kepala Sekolah pertama SMA Trensains Tebuireng yang berperan dalam perumusan fondasi kelembagaan, rekrutmen SDM awal, pengembangan kultur akademik sekolah, serta pembentukan karakter santri.
"Kuatkan tekad! Kejar cita-cita harapan bangsa penerus perjuangan alim ulama!"
Dr. Abdul Ghofur, M.Pd.
Perintis dan pengembang awal SMA Trensains Tebuireng yang berperan dalam perumusan Kurikulum Semesta serta penguatan integrasi Al-Qur’an, sains, dan filsafat sebagai fondasi pendidikan Pesantren Sains (Trensains)
"Proyeksi ke depan bagi para alumni Trensains adalah ilmuwan sains kealaman, teknolog, dan dokter yang mempunyai basis Al-Qur’an yang kokoh."
Tendika Sukmaningtyas R., S.Si.
Perintis dan pengembang awal SMA Trensains Tebuireng yang turut meletakkan fondasi kurikulum dan budaya riset santri sebagai tradisi ilmu yang menghubungkan wahyu, sains, dan peradaban. Beliau juga merupakan ketua pengembang website resmi SMA Trensains Tebuireng.
"Belajarlah untuk mencipta karya, dan biarkan karyamu berbicara tentang dirimu."
Umbaran, S.H.I.
Kepala Pondok Pertama Pesantren Sains Tebuireng (Trensains) yang berperan dalam membangun kultur kepesantrenan, pembinaan karakter santri, serta penguatan tradisi ilmu, adab, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.
"Dua syarat ilmu yang bermanfaat, yaitu diamalkan dan diajarkan."