Smart Summary
Intisari & Insights
Lebih dari 160 tim siswa SMA Trensains Tebuireng mempresentasikan proposal penelitian dalam Seminar Proposal STEM Week. Ajang ini menjadi langkah awal menumbuhkan budaya riset, melatih berpikir kritis, dan menyusun gagasan ilmiah yang relevan
Lensa– 4-5 Mei 2026 – Sebagai bagian dari rangkaian Trensains STEM Week, SMA Trensains Tebuireng sukses menyelenggarakan Seminar Proposal (Sempro) yang diikuti lebih dari 160 tim siswa kelas X dan XI. Acara ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan para peneliti muda Trensains untuk menumbuhkan budaya riset di lingkungan sekolah.
Sempro merupakan tahap awal sebelum penelitian dilaksanakan. Melalui presentasi proposal, siswa dituntut menunjukkan dasar ilmiah yang jelas, metode penelitian yang tepat, serta relevansi dengan pengembangan ilmu pengetahuan. Proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan latihan nyata untuk berpikir kritis, menyusun argumen ilmiah, dan menerima masukan dari penguji serta pembimbing.
Beragam bidang ilmu menjadi fokus penelitian, mulai dari kedokteran, fisika, kimia, biologi, hingga psikologi. Ragam topik tersebut mencerminkan antusiasme siswa dalam mengeksplorasi persoalan sains dan kehidupan sehari-hari. Setiap tim diberi kesempatan melakukan revisi proposal berdasarkan masukan penguji, sehingga rancangan penelitian menjadi lebih matang, sistematis, dan sesuai kaidah ilmiah.
Lebih dari sekadar ajang unjuk gagasan, Sempro menjadi ruang belajar yang menumbuhkan budaya riset di kalangan santri. Diskusi, evaluasi, dan penyempurnaan proposal mengajarkan bahwa penelitian berkualitas lahir dari proses berkelanjutan, bukan dari satu kali percobaan.
Dengan semangat STEM Week, SMA Trensains Tebuireng menegaskan komitmennya mencetak generasi peneliti muda yang kritis, kreatif, dan siap berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta solusi nyata bagi masyarakat.
Pewarta:Fara Naila XII-5